Senin, 11 Januari 2010

SAUDAH BINTI ZAM'AH r.h.a

Setelah wafatnya Khadijah r.h.a pada bulan syawal tahun yang sama, Rasulullah saw. menikah dengan 'Aisyah dan Saudah r.h.a. Disini pun terdapat perbedaan pendapat, siapakah yang lebih dulu dinikahi oleh Nabi saw. Sebagian ahli Tarikh mengatakan yang pertama dinikahi oleh Rasulullah saw setelah Khdijah r.h.a adalah Saudah r.h.a kemudian 'Aisyah r.h.a. Sebagian lagi berpendapat 'Aisyah r.h.a terlebih dahulu.

Saudah r.h.a juga seorang janda. Ayahnya bernama Zam'ah bin Qais. Pada mulanya, ia sudah menikah dengan sepupunya yang bernama Sakran bin Amar. Keduanya telah masuk Islam dan ikut berhijrah ke Habasyah, dan Sakran ra. meninggal dunia disana.

Sebagian ahli sejarah menulis bahwa Sakran ra. meninggal dunia setelah kembali ke Makkah. Beberapa hari setelah Sakran ra. meninggal, yaitu pada tahun ke-10 kenabian, meninggallah Khdijah r.h.a. Dan beberapa hari setelah itu, Saudah r.h.a dinikahi oleh Rasulullah saw. sebagian besar ahli Tarikh juga menulis bahwa 'Aisyah r.h.a lebih dahulu dinikahi, sebagaimana yang kita ketahui.

Salah satu kebiasaan suci Nabi adalah menyibukkan diri dalam shalat. Suatu saat Saudah r.h.a bertanya kepada Nabi saw. "Mengapa tadi malam engkau shalat dengan ruku' yang sangat panjang sehingga keluar darah dari hidungku (Saudah r.h.a ikut shalat dibelakang Rasulullah saw. Mungkin karena badannya yang gemuk, sehingga hal itu terasa berat baginya)

Pernah Rasulullah saw. berniat menceraikannya, namun Saudah r.h.a berkata, "Ya Rasulullah, saya tidak berkeinginan mempunyai suami tetapi saya berharap disurga kelak saya termasuk golongan istri-istri engkau. Untuk itu jangan ceraikan saya, saya relakan giliran hari saya diberikan kepada 'Aisyah r.h.a. Akhirnya Rasulullah menerima usulan tersebut dan giliran Saudah r.h.a diberikan kepada 'Aisyah r.h.a.

Saudah r.h.a wafat pada tahun 54 atau 55 Hijriyah, sebagian lagi menulis akhir masa kekhalifahan Umar r.a.

Disamping Saudah r.h.a, ada seorang wanita lain yang bernama Saudah yang berasal dari Quraisy, Rasulullah pun berniat menikahinya. Namun Saudah menyatakan, "Ya Rasulullah, orang yang paling saya cintai didunia ini adalah engkau, akan tetapi saya mempunyai enam orang anak. Saya khawatir mereka akan mengganggumu dengan tangisan mereka" Rasulullah saw. sangat senang dengan jawaban tersebut. Beliau memujinya dan akhirnya mengurungkan niatnya untuk menikahinya.

Tidak ada komentar: