Senin, 11 Januari 2010

KHADIJAH BINTI KHUWAILID r.h.a

Beliau adalah seorang janda yang dinikahi Rasulullah saw. ketika beliau berusia 25 tahun, sedangkan Khadijah r.h.a 40 tahun. Semua kerturunan Nabi saw. berasal dari Khadijah r.h.a, kecuali Ibrahim.

Pernikahan Khadijah r.h.a pada mulanya sudah direncanakan oleh Waraqah bin Naufal. Namun pernikahan tersebut belum bisa terlaksana. Setelah itu, Khadijah r.h.a menikah dengan dua orang laki-laki. Terdapat perbedaan pendapat diantara para ahli sejarah mengenai hal ini, yaitu siapakah diantara keduanya yang lebih dulu menikah dengannya.

Pendapat terbanyak mengatakan bahwa suami pertamanya adalah Atik bin 'Aidz yang mendapatkan seorang putri bernama Hindun. Setelah Dewasa, Hindun masuk Islam dan memiliki keturunan yang cukup banyak. Sebagian lain menulis bahwa dari Atik juga mendapat anak bernama Abdullah atau Abdi Manaf. Kemudian Khadijah r.h.a menikah dengan Abu Halah. Riwayat menyebutkan bahwa dari pernikahan tersebut, mereka mendapatkan dua orang anak yaitu Hindun dan Halah. Sebagian besar meriwayatkan bahwa keduanya adalah laki-laki, sebagian lagi menulis bahwa Hindun adalah laki-laki dan Halah adalah perempuan. Hindun masih hidup hingga zaman kekhalifahan Ali ra.

Setelah Abu Halah meninggal, Khadijah r.h.a menikah dengan Rasulullah saw. yang saat itu Khadijah r.h.a berusia 40 tahun. Khadijah r.h.a menjalani pernikahan bersama Rasulullah selama 25 tahun. Pada bulan Ramadhan tahun ke-10 Hijriyah, wafatlah Khadijah r.h.a dalam usia 65 tahun. Nabi saw. sangat mencintai Khadijah r.h.a pada masa hidupnya sehingga beliau tidak menikah dengan wanita lain. Gelar Khadijah r.h.a semenjak sebelum Islam adalah Thahira (wanita suci). Karena itulah anak-anaknya dari suami terdahulu juga disebut Banu Thahira. Keutamaan dirinya telah banyak ditulis dalam kitab-kitab hadist. ketika Khadijah r.h.a meninggal dunia, Rasulullah saw. sendiri yang turun keliang lahat untuk menguburnya. Pada waktu itu shalat jenazah belum disyariatkan.

Tidak ada komentar: