Minggu, 10 Januari 2010

Bukan Engkau Yang Melempar Ketika Engkau Melempar, Tetapi Allah-lah Yang Melempar

Bagaimana Engkau bisa bangga dengan perbuatanmu, lalu meminta penghargaan atasnya, padahal itu semua atas taufiq, perlindungan, kekuatan, dan kehendak Allah Swt? Jika engkau tidak melakukan durhaka atau maksiat kepada-Nya, itupun juga karena kekuasaan dan perlindungan-Nya. Bukanlah karena kehebatan atau kepandaianmu dalam hal ilmu agama!

Manakah syukurmu atas semua ini dan di manakah pula pengakuanmu akan nikmat yang telah engkau nikmati tersebut? Sungguh hal itu adalah kecongkakan dan kejahilan yang sudah teramat sangat, namun engkau tidaklah menyadarinya.

Engkau bangga dengan keberanian, kemurahan dan kedermawanan orang lain. Ketika engkau tidak dapat mengalahkan musuhmu tanpa bantuan seorang pemberani yang memukul musuh itu sehingga engkau dapat mengalahkannya, seandainya bukan karena Dia, bukankah engkau yang akan posisi musuhmu yang kau kalahkan itu? cobalah berfikir sejenak!

Engkau tidak akan mendermakan hartamu kecuali setelah ada jaminan dari Allah Yang Maha Benar dan Maha Mulia, yang menjamin akan mengembalikan dan mengganti hartamu tersebut. Kalaulah bukan karena firman-Nya dan harapanmu akan apa yang dijanjikan dan dijaminkan padamu, maka tentulah engkau tidak akan pernah mampu mendermakannya walau sedikitpun. Lalu masih pantaskah kebanggaanmu tersebut?

Pahamilah dengan ilmu! agar supaya engkau bisa memperbaiki sikapmu. Sampaikanlah terima kasih dan pujian hanya kepada Sang Penolong, dengan segala puji senantiasa bagi-Nya. Sandarkan semua kebaikan itu hanya kepada-Nya dalam semua keadaan. Adapun keburukan, kemaksiatan dan celaan, sandarkanlah semua itu pada dirimu sendiri. Kaitkanlah dirimu dengan kezaliman dan perangai buruk. Salahkanlah dirimu, karena memang pantas untuk itu, karena dirimu adalah sumber setiap keburukan yang selalu mengajak pada kejelekan dan kekejian.

Sesungguhnya Dia-lah Allah yang telah menciptakan semua perbuatanmua bersama usahamu. Engkau yang berusaha dan Dia yang menciptakannya. Sebagai mana sabda Rasulullah;

"Beramallah, mendekatlah, dan majulah, karena setiap orang akan dimudahkan kepada apa yang diciptakan-Nya" (Diriwayatkan oleh Turmudzi dalam Al-Jami'ash-Shahih, dari Ibn'Umar r.a. Hadist ini shahih hasan gharib)

Atau firman Allah;

"....dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-Lah yang melempar" (QS. Al-Anfaal; 17)

Tidak ada komentar: