Setelah menikah dengan Zainab r.h.a, Rasulullah saw. menikah dengan Ummu Salamah r.h.a. Ummu Salamah r.h.a adalah putri Abu Umayah. Sebelumnya, ia telah menikah dengan anak pamannya, yaitu Abu Salamah ra. yang aslinya bernama Abdullah bin Abdul Asad. Suami istri ini telah masuk Islam pada masa awal. Karena tidak tahan dengan gangguan orang-orang kafir, mereka berhijrah ke Habasyah. Di Habasyah, lahirlah putra mereka bernama Salamah. Sekembailnya dari Habasyah, mereka berhijrah ke Madinah. Setibanya disana, lahirlah putra mereka yang kedua; Umar ra. dan selanjutnya menyusul lahir dua putri mereka yang bernama Durah r.h.a dan Zainab r.h.a.
Abu Salamah ra. adalah orang yang kesepuluh yang memeluk Islam. Ia ikut serta dalam perang Badar dan Uhud. Dalam perang Uhud, ia terluka parah. Pada bulan Shafar tahunj ke-4 Hijriyah, ia ikut berperang kembali sehingga lukanya kambuh. Dan pada Jumadil Ukhra tahun ke-4 Hijriyah Abu Salamah ra. meninggal dunia sebagai syahid. Pada waktu itu Ummu Salamah r.h.a sedang mengandung Zainab r.h.a, ketika anaknya lahir, maka selesailah masa iddahnya.
Abu Bakar ra. pernah menyatakan keinginannya untuk menikahi Ummu Salamah r.h.a, tetapi ia menolaknya. Kemudian Rasulullah saw. melamarnya, dan Ummu Salamah r.h.a menjawab, "Anak saya banyak, sifat saya pecemburu, dan saya tidak mempunyai wali." Rasulullah saw. bersabda, "Yang menjaga anak-anakmu adalah Allah swt. dan sifat cemburu itu Insya Allah akan hilang, dan semua oranmg tentu tidak akan marah terus menerus." Akhirnya Ummu Salamah berkata kepada anaknya, Salamah ra. "Nikahkanlah aku dengan Rasulullah saw. " Ia menikah dengan Rasulullah saw. pada akhir bulan Syawal tahun ke-4 Hijriyah.
'Aisyah r.h.a berkata, "Ummu Salamah r.h.a sangat terkenal dengan kecantikannya. Setelah pernikahannya, secara diam-diam saya ingin melihatnya, ternyata ia lebih cantik dari yang saya dengar. Kemudian saya pergi kerumah Hafshah r.h.a dan menceritakan tentang kecantikannya. Hafshah r.h.a berkata, "Kecantikannya tidak seperti yang di katakan orang-orang."
Di antara Ummahatul Mukminin yang wafat paling akhir adalh Ummu Salamah r.h.a, yaitu pada tahun ke-62 Hijriyah, ketika berusia 84 tahun. Ia lahir kurang lebih sembilan tahun sebelum kenabian. Setelah Zainab binti Khuzaimah meninggal dunia dan Rasulullah saw. menikah dengan Ummu Salamah r.h.a, mereka menempati rumah bekas tempat tinggal Zainab r.h.a. Dirumah itu ia mendapat tempat untuk menaruh biji-bijian dan sebuah gilingan gandum serta kuali untuk memasak. Ia sendiri yang menggiling biji-bijian tersebut untuk dimasak menjadi roti halus. Pada hari pernikahannya, untuk pertama kalinya Rasulullah saw. diberi makanan roti halus yang dimasak sendiri olehnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar