Selasa, 29 Desember 2009

Malam hari ketika kekuatan setan menguat

Contoh-contoh penting selanjutnya dari eksternalisasi kekuatan setan telah digambarkan dalam bahasan tentang proses kosmik dalam hadist. Yang paling menonjol diantara proses-proses ini adalah pergerakan matahari, yang saat terbit dan tenggelamnya memilki pengaruh langsung terhadap kehidupan manusia, laki-laki dan perempuan. Transisi dari terang ke gelap kembali ke terang adalah periode-periode dimana pengaruh setan sangat kuat, tapi yang paling kuat diantaranya adalah pada malam hari.

Peristiwa terbit matahari diperlihatkan dengan berkas-berkas cahaya yang terlihat di ufuk yang di interpretasikan sebagai tanduk-tanduk setan yang antara kedua tanduk itu matahari menampakkan diri. Kenyataannya tidak hanya terbit antara tanduk-tanduk setan itu tetapi, matahari juga terbenam antara berkas-berkas yang sama. Adalah sebuah keharusan bagi seorang muslim untuk menjaga dirinya selama saat-saat kritis ini, karena kekuatan setan sedang berada pada puncaknya. Semua shalat harus dihentikan terlebih dahulu sampai saat-saat kritis ini lewat, karena neraka sedang membara dan pintunya terbuka lebar.

Hal yang paling tidak mengenakkan dari terbitnya matahari adalah kaitan yang dimilikinya dengan berkembangnya perselisihan (al-fitnah) diantara manusia. Matahari terbit adalah suatu wadah dimana perselisihan akan mengalir dari padanya.

'Abdullah Ibnu Maslamah telah mengatakan kepada kami dari Malik, dari 'Abdullah Ibnu Dinar, dari 'Abdullah Ibnu 'Umar yang mengatakan, "Aku melihat Rasulullah saw. menunjuk kearah timur, dan beliau bersabda, "Di sana, sesungguhnya perselisihan ada disana. Ya , perselisihan berasal dari sana dimana tanduk setan muncul."

Petunjuk-petunjuk hadist adalah lebih hidup dan lebih lengkap daripada biasanya apabila petunjuk-petunjuk itu membicarakan penyebaran perselisihan ini, yang menyatakan bahwa perlakuan yang khusus harus dilakukan pada masyarakat muslim. Pengaruh yang merusak dari perselisihan pada masyarakat dan unit-unit komponen sosialnya, sering terlihat pada seluruh masyarakat muslim. Hal ini tidak membuat Iblis berlalu begitu saja, sebaliknya, ini adalah sesuatu rangsangan yang mengundang Iblis untuk berbuat sesuatu. Dari singgasananya diatas samudera dia akan mengirimkan bala tentara setannya. Mereka yang paling dihargai oleh Iblis dan diberi hadiah yang lebih banyak adalah mereka yang paling berhasil dalam menaburkan perselisihan dan pertengkaran.

Abu Kurayb Muhammad Ibnu Al-'Ala dan Ishaq Ibnu Ibrahim (rumusan-rumusan milik Abu Kurayb) berkata, "Abu Mu'awiyah mengatakan kepada kami bahwa Al-A'masy melaporkan kepada kami dari Abu Sufyan, dari Jabir yang berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Iblis meletakkan singgasananya diatas lautan. Kemudian dia mengirimkan pasukan terbangnya. Bagi mereka yang paling baik menaburkan perselisihan, Iblis memberinya suatu tempat didekatnya. Salah satu dari mereka berkata,`Aku telah melakukan banyak hal!' Kemudian Iblis berkata,`engkau belum melakukan apapun". Lalu Nabi mengatakan, "Kemudian yang lain dari mereka datang dan berkata,`Aku tidak meninggalkannya sampai aku menyebabkan pertengkaran antara dia dan istrinya.`" Nabi berkata, "Kemudian Iblis membawanya dekat dengannya dan berkata,`Engakau telah melakukan dengan baik....."

1 komentar:

Putra Asmara mengatakan...

asalamu'alaikum.
ngapunten sak derenge.
dalam pembahasan ini,ketika matahari menjelang smpailah malam tiba,apakah kekuatan setan bertambah atau manusianya yang melemah?